Review Komik Absolute Regression

review-komik-absolute-regression

Review Komik Absolute Regression. Komik Absolute Regression yang mulai rilis sejak 2024 ini langsung jadi salah satu webtoon murim paling dibicarakan di kalangan pembaca Indonesia. Adaptasi dari novel populer karya Jang Young-hun dengan ilustrasi Park Jin-hwan, cerita ini ikuti Geom Mugeuk, pendekar pedang tak tertandingi yang kalah dari musuh bebuyutan Mugi Hwa dan bunuh ayahnya sendiri, Cheonma. Saat hampir mati, Mugeuk gunakan teknik terlarang untuk regress ke masa lalu—kembali ke tubuh mudanya dengan ingatan dan skill penuh. Tujuannya sederhana tapi epik: balas dendam, selamatkan ayah, dan ciptakan perdamaian di dunia Murim yang penuh faksi bertikai. Hingga akhir 2025, komik ini sudah punya puluhan chapter dan terus update rutin, tarik pembaca dengan kombinasi action strategis, politik sekte, dan pengembangan karakter yang matang. BERITA BASKET

Plot dan Elemen Regression yang Cerdas: Review Komik Absolute Regression

Premis regression di Absolute Regression terasa segar meski genre ini sudah banjir. Mugeuk tak langsung overpower—ia harus bangun ulang aliansi, rekrut jenderal ayahnya, dan ubah nasib sekte iblis tanpa terlihat mencurigakan. Plot fokus pada politik Murim: tiga faksi besar saling tarik ulur, dengan Mugeuk coba ciptakan perdamaian sambil buru Mugi Hwa yang masih muncul seperti komet tak terhentikan.

Alur lambat di awal untuk bangun dunia dan hubungan karakter, tapi rewarding saat aksi meledak—pertarungan pedang realistis dengan strategi, bukan sekadar power up instan. Twist sering dari keputusan Mugeuk ubah masa lalu: selamatkan satu orang bisa picu efek domino tak terduga. Elemen revenge tak hitam-putih—Mugeuk belajar dari kesalahan sebelumnya, lebih bijak dan manusiawi, bikin cerita terasa dewasa dibanding regression biasa yang fokus harem atau OP cepat.

Karakter dan Interaksi yang Kuat: Review Komik Absolute Regression

Mugeuk jadi protagonis terbaik di genre ini: tua di pikiran, muda di tubuh—ia bicara seperti orang berpengalaman, penuh sindiran bijak, tapi tetap punya trauma dan keraguan. Hubungannya dengan ayah Cheonma kompleks—campur hormat, penyesalan, dan usaha selamatkan tanpa ubah sejarah terlalu drastis. Side character seperti jenderal sekte atau musuh potensial punya backstory dalam, bikin pembaca ikut invest emosional saat Mugeuk rekrut atau lawan mereka.

Interaksi dialog jadi highlight: penuh filosofi Murim, politik halus, dan humor kering dari pengalaman “kakek” Mugeuk di tubuh remaja. Tak ada filler romance berat—fokus pada brotherhood, kesetiaan sekte, dan pertumbuhan pribadi. Karakter villain seperti Mugi Hwa terasa ancaman nyata karena skill dan karisma, bukan sekadar jahat kartun.

Gaya Visual dan Adaptasi

Ilustrasi Park Jin-hwan luar biasa: fight scene dinamis dengan detail pedang dan gerakan alami, ekspresi wajah kaya emosi, dan desain karakter Murim yang keren tanpa berlebih. Warna gelap dengan highlight energi pedang ciptakan atmosfer tegang tapi indah. Paneling webtoon vertikal pas untuk scrolling—long panel untuk duel epik, close-up untuk momen introspeksi.

Adaptasi dari novel terasa setia tapi tambah visual impact: aksi lebih hidup, politik sekte lebih mudah dipahami lewat ekspresi dan latar. Pada akhir 2025, komik ini masih ongoing dan konsisten kualitas, tanpa drop signifikan seperti banyak webtoon panjang.

Kesimpulan

Absolute Regression adalah murim regression yang matang dan berbeda—fokus pada strategi, politik, dan karakter daripada power fantasy instan. Dengan plot cerdas, interaksi bijak, dan visual memukau, komik ini cocok buat pembaca yang bosan trope OP cepat tapi suka cerita dewasa penuh twist emosional. Meski pacing lambat untuk yang suka action nonstop, binge read bikin ketagihan karena setiap arc punya payoff kuat. Pada akhir 2025, ini salah satu webtoon murim terbaik ongoing—rekomendasi tinggi untuk penggemar genre yang ingin regression dengan otak dan hati, bukan sekadar balas dendam buta. Komik yang bukti murim masih bisa inovatif dan bikin pembaca mikir lama setelah baca.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *