Review Komik Kesa Mo Yuraretemasu

review-komik-kesa-mo-yuraretemasu

Review Komik Kesa Mo Yuraretemasu. Komik Kesa mo Yuraretemasu (judul Inggris: They Are Still Being Shaken This Morning), karya Eiji Masuda yang mulai serialisasi sejak Februari 2024, jadi salah satu romcom shounen paling segar dan menghibur belakangan ini. Cerita berpusat pada dua siswa SMA dari sekolah berbeda yang naik kereta yang sama setiap pagi pukul 6:58—si cowok pemalu yang sering curi pandang, dan si cewek yang diam-diam sadar. Yang bikin unik: perspektif sering dari tiga penumpang tetap yang diam-diam dukung dan komentari kemajuan (atau kemandekan) romansa mereka. Di akhir 2025, dengan chapter sudah puluhan, komik ini tetap populer berkat humor relatable dan pacing slow-burn yang bikin gemas. INFO CASINO

Premis Unik dan Humor dari Penonton Rahasia: Review Komik Kesa Mo Yuraretemasu

Yang bikin komik ini standout adalah sudut pandang bystander—tiga penumpang (kakek bijak, OL kantoran, dan mahasiswa) yang jadi “narator” tak resmi, komentari setiap interaksi kecil seperti pertandingan olahraga. Misalnya, saat cowok akhirnya berani senyum, mereka dalam hati sorak “akhirnya maju satu langkah!”, tapi kalau gagal lagi, langsung “mundur dua langkah nih!”. Humor slapstick dan situational comedy muncul dari salah paham sehari-hari di kereta ramai: bergesekan tak sengaja, jatuh barang, atau salah dengar kata. Eiji Masuda pintar bangun frustrasi manis yang bikin pembaca ikut “cheer” duo utama, mirip nonton drama romansa dari bangku penonton.

Karakter Relatable dan Pacing Slow-Burn: Review Komik Kesa Mo Yuraretemasu

Karakter utama sederhana tapi charming: si cowok (Hikoichi) pemalu ekstrem yang overthink setiap gerakan, dan si cewek yang cool tapi sebenarnya nervous juga. Side characters bystander beri variasi—kakek beri nasihat bijak, OL fangirl berat, mahasiswa analisis berlebih—tapi tetap tak curi spotlight. Pacing memang lambat: kemajuan romansa maju 0.5 langkah per chapter, sering mundur karena misunderstanding kecil, yang bikin gemas tapi addicting. Tema ringan tentang keberanian bicara pertama di tengah rutinitas harian beri rasa wholesome, cocok buat yang suka romcom tanpa drama berat.

Warisan dan Daya Tarik Berkelanjutan

Di 2025, Kesa mo Yuraretemasu jadi contoh romcom inovatif yang main perspektif unik, pengaruh banyak manga serupa yang pakai “penonton dalam” untuk tambah lapisan humor. Meski side characters kurang develop mendalam dan pacing bisa frustrating bagi yang ingin cepat couple, justru itu jadi kekuatan: bikin pembaca betah nunggu tiap chapter baru. Komik ini bukti romansa sekolah sederhana bisa terasa segar kalau dibungkus cara baru.

Kesimpulan

Kesa mo Yuraretemasu adalah romcom kereta yang manis, lucu, dan bikin gemas—premis bystander cheerleader beri twist segar pada trope klasik cowok pemalu-cewek misterius. Eiji Masuda berhasil ciptakan dunia kecil di gerbong kereta yang penuh tawa dan harapan romantis. Meski lambat dan sederhana, komik ini addicting buat yang suka wholesome slow-burn tanpa konflik toksik. Di akhir 2025, tetap rekomendasi kuat untuk bacaan ringan yang bikin senyum tiap pagi—seperti naik kereta dan ikut dukung couple anonim. Cocok banget buat relaks dan nunggu “maju lagi dong!” selanjutnya.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *