Review Komik Isekai wa Smartphone to Tomo ni. Hingga akhir 2025, adaptasi komik Isekai wa Smartphone to Tomo ni sudah mencapai lebih dari 90 chapter dan masih rutin update. Cerita klasik truck-kun ini mengikuti Touya Mochizuki, remaja biasa yang mati tersambar petir, lalu direinkarnasi Tuhan ke dunia fantasi dengan satu permintaan bebas: smartphone yang tetap berfungsi. Apa yang awalnya terdengar seperti cheat termurah, ternyata jadi salah satu komik isekai paling santai, lucu, dan adiktif di pasaran. INFO SLOT
Plot yang Super Ringan tapi Konsisten: Review Komik Isekai wa Smartphone to Tomo ni
Touya punya semua cheat: sihir semua elemen, fisik super, dan smartphone yang bisa buka peta dunia, internet antar-dimensi, bahkan teleport. Tapi dia tidak pakai itu untuk jadi raja atau harem king agresif. Sebaliknya, ia hanya ingin hidup tenang, buka kafe, bantu orang, dan nikmati petualangan kecil. Setiap arc biasanya selesai dalam 5-10 chapter: ketemu negara baru, bantu ratu, lawan demon lord kecil, lalu pulang makan malam bareng istri-istri. Tidak ada stakes tinggi, tidak ada villain yang terlalu serius, hanya keseharian overpowered yang bikin pembaca rileks. Di chapter terbaru, Touya bahkan mulai buka sekolah dan bikin kereta api magis, tetap dengan vibe “santai aja bro”.
Harem yang Lucu, Bukan Cringe: Review Komik Isekai wa Smartphone to Tomo ni
Touya akhirnya punya 9 istri resmi (semua setuju poligami), tapi hubungan mereka digambarkan sangat sehat dan kocak. Yumina tsundere tapi setia, Elze tomboy yang suka pukul Touya kalau salah bicara, Linze pemalu tapi paling pintar, sampai Leen yang 600 tahun tapi kelihatan loli. Interaksi mereka penuh komedi ringan, cemburu kecil, dan saling dukung. Yang bikin beda: Touya tidak pernah memaksa atau “menaklukkan” mereka, semua jatuh cinta karena dia karena kebaikan dan kekonyolan alami. Hasilnya, harem terasa natural dan menggemaskan, bukan dipaksakan.
Visual dan Komedi yang Solid
Gambar komik ini bersih, warna cerah, dan ekspresi wajah sangat hidup, terutama saat Touya bengong atau para istri ribut rebutan pelukan. Panel aksi sihir besar-besaran jarang, tapi kalau muncul langsung memuaskan. Komedi datang dari situasi absurd: Touya pakai Google Maps untuk cari harta karun, atau pakai smartphone buat live streaming perang. Chapter terbaru bahkan ada adegan Touya bikin smartphone untuk semua istri, lalu mereka kecanduan main game online bareng. Ringan, konyol, dan bikin ngakak.
Kesimpulan
Isekai wa Smartphone to Tomo ni adalah definisi “guilty pleasure” yang tidak perlu merasa bersalah. Tidak ada plot twist mengguncang, tidak ada karakter mati tragis, tidak ada politik rumit, hanya cowok baik hati dengan smartphone OP dan 9 istri yang saling sayang. Cocok banget buat yang lagi capek dengan isekai penuh darah atau revenge. Rating rata-rata di atas 8,5/10 dari ratusan ribu pembaca bukan omong kosong, ini benar-benar komik “matikan otak, nyalakan senyum”. Kalau kamu butuh hiburan murni tanpa beban, langsung mulai dari chapter satu. Dijamin ketagihan.